by

Situasi-Situasi Dalam Usaha Modal Kecil

usaha modal kecilSetelah sebelumnya membahas mengenai kelebihan-kelebihan usaha modal kecil, ada baiknya para wirausahawan untuk mengetahui kelemahan-kelemahannya. Bukan untuk menghindari kegagalan, tantangan atau risiko melainkan untuk menyiapkan strategi yang matang agar usaha tetap bertahan bahkan berkembang.

Kekurangan Dalam Usaha Modal Kecil Beserta Solusinya

Dalam memulai suatu usaha modal kecil, tak jarang ada yang memanfaatkan fasilitas perbankan yaitu meminjam modal di bank. Bagi pelaku usaha yang masih awam, kurangnya informasi mengenai standar proposal pengajuan peminjaman modal ke bank menjadi penghambat dalam proses pencairan dana. Tak lupa suku bunga bank yang masih terbilang tinggi sehingga pemilik cukup kesulitan dalam melunasi hutang-hutangnya. Pembagian proporsi kerja yang tidak fair sehingga mengakibatkan karyawan sering kerja di luar batas standar jam kerja. Karena sifatnya yang berdiri sendiri dan dijalankan oleh sendiri, membuat pelaku bisnis harus pontang-panting dalam memenuhi kebutuhan usahanya. Mulai dari pengambilan keputusan, produksi, gaji pegawai, marketing, dan masih banyak lagi, sehingga banyak tekanan yang harus dihadapi dan membuat pemilik tidak fokus dalam menyelesaikan masalahnya satu-persatu. Tidak adanya perencanaan yang baik karena kurangnya atau tidak adanya informasi dalam berbisnis menyebabkan usahanya sulit berkembang bahkan cenderung mengalami kegagalan dan yang terakhir adalah mental dari pelaku itu sendiri. Bagaimana sikap pemilik usaha ketika menghadapi suatu masalah. Tak jarang banyak usaha yang gulung tikar karena rendahnya mental yang dimiliki.

Dalam berbisnis entah itu usaha dengan modal yang besar atau usaha modal kecil, sudah menjadi kebudayaan apabila suatu usaha menghadapi yang namanya tantangan, risiko dan kegagalan. Sebaiknya itu semua harus cepat diatasi, yaitu bangun dari keterpurukkan. Di dunia bisnis yang bersifat dinamis, sifatnya selalu berubah-rubah tergantung pada permintaan pasar. Hal ini membuat pemilik harus rajin-rajin mengevaluasi bisnisnya sendiri. Memperbanyak ilmu dan informasi dengan membaca buku, mengikuti seminar, meminta kritik, saran, atau masukan dari orang lain serta tidak mudah berpuas diri dalam mengembangkan usahanya. Manfaatkan segala teknologi sebagai penunjang usaha seperti internet dan media sosial.

Related posts: